Selamat datang di KINGKONGBET.COM, dapatkan cashback sd 10 %, referall sd 10%, dan berbagai promo menarik lainnya.

Mengerikan, Inilah Mitos yang Beredar dalam Piala Dunia

Mengerikan, Inilah Mitos yang Beredar dalam Piala Dunia

Mitos seringkali muncul di dalam kehidupan manusia, berlaku di suatu daerah ataupun kejadian tertentu. Siapa yang menyangka apabila ternyata dalam ajang bergengsi nan mewah Piaal Dunia juga mengenal sejumlah mitos. Kabarnya misteri tersebut selalu membayangi orang-orang terkait dalam turnamen tersebut, mulai dari pemain, pelatih, panitia bahkan para suporter maupun penontonnya sekalipun. Tentu saja hal menarik tersebut menarik untuk diperbincangkan dimana sebagian besar masyarakat ada yang 100% percaya, menolak percaya bahkan penasaran hingga mencari kebenarannya sendiri.

Sudah Ada Sejak Piala Dunia Sebelumnya

Percaya atau tidak beberapa mitos seputar Piala Dunia sudah ada sejak periode lama, jauh sebelum tahun 2018 sekarang ini. Beberapa diantaranya bahkan sudah dipecahkan dan diketahui alasannya namun sebagian lagi masih menjadi rahasia. Sebagai contoh mari kita lihat kejadian Piala Dunia yang terjadi pada tahun 1970 di Meksiko. Sebelumnya ada sebuah mitos mengatakan jika seluruh negara di Eropa tidak akan pernah memenangkan juara dunia jika pertandingan diselenggarakan di Amerika. Periode tersebut membuktikan apabila anggapan tersebut benar-benar terjadi dimana pada saat itu Brazil berhasil mengalahkan Italia. Dilanjutkan dengan Piala Dunia tahun 1978, Argentina menjadi tuan rumah sekaligus menang terhadap Belanda. Padahal timnas Belanda sangat digadang-gadang menjadi juara tetapi harapan harus kandas setelah berhadapan dengan sang tuan rumah. Pertanyaannya, apakah kejadian berturut-turut tersebut hanyalah kebetulan, murni kemampuan para pemain atau berkaitan langsung dengan kutukan atau mitos? Sampai sekarang hal tersebut masih belum terpecahkan sehingga banyak masyarakat yang merasa berdebar ketika ada kejadian yang begitu cocok dengan pantangan mitos tersebut.

Berbagai Macam Mitos dalam Sejarah Piala Dunia

Sebagian orag menganggap jika keberadaan misteri dan mitos Piala Dunia hanyalah taktik bagi pihak tertenu untuk mengambil keuntungan saja. Tujuannya cukup dapat ditebak dimana mitos tersebut akan membuat takut atau khawatir beberapa negara yang menjadi lawan di pertandingan. Nah, adapun macam-macam mitos Piala Dunia yang sampai saat ini masih diperdebatkan antara lain sebagai berikut:

  1. Kutukan untu sang juara bertahan
    Sepanjang sejarah turnamen sepak bola Piala Dunia tentu saja ada yang memegang posisi sebagai juara bertahan. Artinya suatu tim nasional dari negara tertentu akan menang secara berturut-turut dalam beberapa periode sekaligus. Kabarnya, ada kutukan yang mengatakan jika juara bertahan tidak akan berlaga buruk di pertandingan berikutnya. Anggapan ini bermula sejak Piala Dunia tahun 1998 dan terus berkelanjutan sampai beberapa tahun setelahnya. Misalnya saja ketika Perancis tidak sanggup bertahan dari fase grup Piala Dunia 2002. Sementara itu Brazil yang dianggap dapat menang ternyata malah kalah tepatnya pada seperempat final Piala Dunia 2006. Kutukan masih terus berlanjut dan giliran Italia terkena batunya dimana tim nasional mereka gagal menang di Piala dunia 2010. Bahkan negara tersebut dikatakan hanya berperan sebagai juru kunci saja ketika bersaing dengan Selandia Baru, Spanyol dan Paraguay.
  2. Pelatih asing tidak mampu membuat tim didikannya menang
    Sehebat apapun pelatih dalam tim nasional Piala Dunia yang berasal dari negara lain atau disebut asing maka tidak akan berhasil memenangkan pertandingan. Inilah kutukan atau mitos selanjutnya yang masih dipercaya oleh masyarakat luas selama Piala Dunia berlangsung. Hal ini diperkuat dengan beberapa kejadian dimana sejak Piala Dunia 1930, tidak satupun pelatih asing mampu membawa anak buahnya menuju gerbang kemenangan. Memang sulit dipercaya namun kejadian tersebut selalu berulang bahkan sampai saat ini sehingga membuat tiap negara menjadi khawatir.
  3. Kipper negara sendiri tidak akan membuat Brazil menang
    Selanjutnya mitos Piala Dunia hanya berlaku untuk negara Brazil saja dimana tim nasional mereka tidak akan menang jika kippernya berasal dari negara sendiri. Selain itu ada pula kutukan tambahan yang mengatakan apabila Brazil menjadi tuan rumah turnamen maka timnya tidak mampu menjadi juara dunia.
  4. Adanya kutukan juara piala konfederasi
    Mitos lain paling terkenal yaitu mengenai juara piala konfederasi dalam Piala Dunia. Kutukan tersebut menjadi kenyataan dan menghantui timnas dari Jerman karena mereka berhasil mendapatkan gelar sebagai juara Piala Konfederasi. Menurut kabar yang beredar, sang juara tidak dapat menang dalam turnamen sepak bola dunia jika sudah mendapatkan piala tersebut. Pada saat itu sudah pernah terjadi dimana Brazil memengang posisi sebagai juara Piala Konfederasi tahun 1997, 2009, dan 2013 dan terbukti gagal lolos ke Piala Dunia di tahun yang sama pula. Sama halnya dengan timnas Perancis kalah dalam perebutan juara World Cup di tahun 2002.
  5. Inggris dikutuk oleh Jerman
    Pada saat Piala Dunia 1966, tim dari Inggris berhasil menjuarai turnamen setelah mengalahkan lawannya Jerman. Akan tetapi terjadi hal mengejutkan dimana pihak Jerman mengutuk mereka selamanya kalah dan tidak pernah berhasil menjadi juara lagi setelah itu. Jerman merasa sangat dirugikan oleh Inggirs karena satu goal yang sebenarnya tidak melewati garis gawang tapi dianggap berhasil. Oleh sebab itulah tim tersebut merasa sakit hati padahal peluang menang sudah di depan mata.
  6. Nasib sial yang dialami Inggris
    Inggris juga ketiban sial karena adanya mitos Piala Dunia yang mentakanan jik timnas miliknya akan kalah selama empat periode. Ini didukung dengan kenyataan ketika Inggis kalah melawan Argentina pada tahun 1998, Brazil pada tahun 2002, Portugal di 2006 dan terakhir berhadapan dengan Argentina kembali di Piala Dunia 2010.
  7. Tim lemah yang menang dalam empat turnamen terakhir
    Mitos terakhir adalah mengenai munculnya tim mengejutkan yang bakal menang dalam empat pertandingan terakhir Piala Dunia. Yang dimaksud dengan tim mengejutkan yaitu tim nasional dianggap lemah dan kalah tetapi akhirnya berhasil mencetak angka lebih unggul daripada rivalnya. Hal ini sudah terjadi beberapa kali, contohnya saja seperti Piala Dunia 1998 dimana Kroasia menjadi tim kacangan dan tidak diunggulkan. Pada kenyataannya mereka sukses melenggang sampai ke babak semifinal bersama tim kuat lainnya. Sementara itu pada tahun 2002 berulang kejadian sama, ada tiga tim non unggulan diantaranya Turki, Senegal dan Korea Selatan. Ketiganya sama sekali tidak diprediksi menang dan lolos tetapi malah sama-sama melaju ke babak akhir. Piala Dunia 2006 yang menjadi tim kejutan adalah Ukraina, kemudian tahun 2010 ada Paraguay dan Ghana. Memang mitos yang satu ini mengajarkan pada kita semua kalau jangan pernah menilai sesuatu dari kulitnya saja karena keajaiban dalam bentuk apapun bisa saja terjadi.

Itulah beberapa mitos selama Piala Dunia berlangsung bahkan telah menghantui dunia sepak bola sejak pertama kali diselenggarakannya turnamen pada tahun 1930 silam. Mau percaya atau tidak, nyatanya sebagian besar kutukan dan ketakutan dalam mitos tersebut selalu terbukti kejadian sehingga membuat masyarakat serta tiap negara menjadi kaget sekaligus merasa khawatir.